Berita

Unggahan pemilik akun Instagram @volt_anonym melalui akun cadangan @voltcyber_v2 saat membeberkan data Bjorka/Net

Politik

Sosok Bjorka Dibongkar @volt_anonym, Nama dan Nomor Telepon Dibeberkan

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lawan sepadan tampaknya tengah dihadapi hacker alias peretas Bjorka. Dia adalah pemilik akun Instagram @volt_anonym yang mulai menguliti sosok Bjorka sejak dua hari lalu.

Mulanya akun ini mengunggah gambar bertulis “Bahas bjorka gak nih???”. Gambar berisi pertanyaan itu dia unggah lantaran menemukan sejumlah kejanggalan dari sosok Bjorka.

Kemunculan Bjorka sempat menggegerkan publik tanah air. Bjorka diduga membobol miliaran data pengguna SIM Card tanah air. Bahkan saat dikritik pemerintah, Bjorka membalas dengan mengunggah hasil retasan data pribadi tokoh tanah air ke media sosial.


Data pribadi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Bidang Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, hingga Menkopolhukan Mahfud MD telah dilempar ke publik oleh Bjorka.

Namun demikian pemilik akun @volt_anonym ragu dengan data-data Bjorka. Katanya, data itu sebatas hasil copypaste.

"Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an," ujarnya.

Baginya, data itu tidak ubahnya seperti sampah yang sudah banyak kadaluarsa.

Tidak cukup sampai di situ akun @volt_anonym juga menunjuk akun @muhammadsaidfikriansyah sebagai sosok di balik hacker Bjorka.

“Ngaku nggak lu!! @muhammadsaidfikriansyah. Data lu sama data bjorka sama!!" todongnya.

Berdasarkan penelusuran redaksi, akun @muhammadsaidfikriansyah memiliki 24,2 ribu pengikut dan sebanyak 353 akun diikuti. Akun ini memasang foto profil seorang anak kecil dan hanya ada 1 unggahan gambar sebuah kota.

Bjorka Punya Tim

Kembali ke @volt_anonym. Akun ini turut memberikan sejumlah bukti yang menjelaskan bahwa data Bjorka tidak sebanyak yang digembar-gemborkan.

Akun @volt_anonym juga membeberkan bahwa Bjorka memiliki tim khusus. Adapun Bjorka bertugas sebagai pihak yang pansos (panjat sosial) di media, sementara tim yang dimiliki bertugas menyebar data.

“Aing bakal potong dari ekornya dulu, lalu badannya selanjutnya kepalanya!!! Ini masih ekor!!!” tegas @volt_anonym.

Bagi @volt_anonym, klarifikasi apapun tidak akan menggugurkan pelanggaran yang dilakukan Bjorka, yaitu menyebar data orang lain.

Dengan nada mengancam, @volt_anonym memperingatkan Bjorka bahwa ekor akan selalu mengikuti jejak kepala, kecuali Bjorka seekor cicak yang bisa putus lalu cari jalan sendiri.

“Mau sampe kapan mau kucing-kucingan sama aing,” ujarnya.

Pada dinihari tadi, @volt_anonym berjanji membeberkan nomor Said yang diduga sosok di balik Bjorka. Tidak hanya nomor, tapi juga wajah dan alamat lengkap.

Janji ditepati @volt_anonym. Data-data itu disebar dalam akun cadangan @voltcyber_v2. Diunggah gambar sebuah wajah yang diduga sebagai Muhammad Said Fikrianyah dan berasal dari Cirebon. Diunggah juga sebuah gambar rumah yang diduga milik Muhammad Said Fikrianyah, termasuk data pekerjaan Said sebagai video editor di Artlas dan nomor handphonenya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya