Berita

Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing/Net

Politik

Emrus Sihombing: Diksi "Gerombolan" Berpotensi Timbulkan Kerenggangan Sosial

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 07:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Diksi gerombolan yang dilontarkan anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, dianggap berpotensi menimbulkan kerenggangan sosial. Untuk itu, perlu ada komunikasi lebih lanjut antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Hal itu disampaikan oleh Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing, menanggapi pemberitaan soal pernyataan Effendi Simbolon saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan dan TNI pada Senin (5/9).

Emrus mengatakan, komunikasi sangat substansial dalam relasi antarmanusia di seluruh komunitas manusia, baik antarindividu dan atau antarinstitusi. Sehingga yang harus diingat, komunikasi bukan persoalan remeh temeh.


"Dengan komunikasi yang bernas bisa menimbulkan kohesi sosial semakin erat. Sebaliknya, dengan komunikasi yang buruk, misalnya pilihan diksi yang tidak tepat konteks dan timing, misalnya pemakaian diksi 'gerombolan' bisa timbulkan kerenggangan sosial," ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/9).

Sebagai persoalan komunikasi, lanjut Emrus, maka penyelesaiannya adalah dengan pertukaran simbol verbal dan nonverbal di antara partisipan komunikasi.

"Untuk menyelesaikan persoalan terkait penggunaan diksi 'gerombolan' yang mengemuka di ruang publik belakangan ini, sebagai komunikolog Indonesia, saya menyarankan agar segera dilakukan perjumpaan komunikasi antara Panglima dan Ketua DPR," pungkas Emrus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya