Berita

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Sumut, Agus Tripriyono/Ist

Politik

Imbas BBM Naik, Pemprov Sumut Segera Salurkan Bansos Sebesar Rp 14,7 Miliar

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 04:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat, imbas kebijakan pemerintah menaikan harga BBM subsidi.

Bantuan sebesar Rp 14,7 miliar tersebut akan disalurkan pada sektor-sektor terdampak atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Demikian disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Sumut, Agus Tripriyono. Ia mengatakan dana tersebut berasal dari transfer umum 2 persen dari APBD Sumut.


"Ya, karena salah satu yang terdampak itu adalah mereka, harusnya menengah kebawah. Nanti 3 bulan yang akan datang. Dampak dari kenaikan ini akan mempengaruhi keuangan pendapatan masyarakat khususnya menengah ke bawah," katanya kepada wartawan dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (13/9).

Pada sisi lain kata Agus, dampak juga akan dirasakan oleh kalangan masyarakat yang masuk golongan ekonomi menengah ke atas. Hal ini berpotensi membuat mereka akan menarik dana pribadi dari bank.

“Ini juga perlu kita antisipasi,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Pemprov Sumut menurut Agus akan melakukan pemangkasan sejumlah anggaran dan mengalihkannya untuk membantu masyarkaat yang terdampak langsung.

"2 persen dari APBN dana transfer umum ada kita menyiapkan belum dihitung. Tetapi, seperti dana-dana rapat, kunjungan, insentif, perjalanan dinas. Ini semua kita hentikan, kita programkan untuk kepentingan kepentingan rakyat. Dari tingkat yang sangat tersentuh akibat kenaikan BBM," pungkasnya.




Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya