Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jamiluddin Ritonga: Celah Konstitusi Buka Peluang Jokowi jadi Cawapres di Pilpres 2024

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 22:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa presiden yang sudah menjabat dua periode dapat mencalonkan menjadi Cawapres pada periode berikutnya.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, penegasan MK memberi angin kepada pihak-pihak yang menginginkan Joko Widodo (Jokowi) tetap maju sebagai cawapres pada pilpres 2024.

Bacaan Jamiludin, kelompok ini menginginkan Jokowi mendampingi Prabowo Subianto pada kontestasi pilpres 2024.


Dalam pandangan Jamiludin, adanya penegasan MK dapat membangunkan kelompok tersebut untuk kembali mewacanakan pasangan Prabowo-Jokowi.

"Kelompok itu seolah mendapat legalitas untuk memperjuangkan pasangan tersebut terwujud pada Pilpres 2024," demikian kata Jamiludin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (13/9).

Meski demikian, Jamiludin berpendapat soal apakah Jokowi bersedia menjadi cawapresnya Prabowo, jawabannya ada pada Jokowi sendiri.

Dalam pandangan Jamiludin, kalau Jokowi bukan sosok ambisius, tentu ia akan menolak tawaran cawapres. Sebab, bagi Jokowi, tentu akan tidak terhormat dari presiden turun menjadi wakil presiden.

Artinya, persoalan kemauan Jokowi menjadi Cawapres terkait erat dengan moral dan etika.

"Sebaliknya, bila Jokowi sosok ambisius, tentulah tawaran itu akan diterima dengan suka cita. Tingggal dicari pembenarannya agar pencalonannya sebagai Cawapres seolah karena desakan dan keinginan rakyat," pungkas Jamiludin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya