Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi

Politik

Data Pribadi Pejabat Dibongkar Hacker, Mosi Tidak Percaya Rezim Jokowi akan Mencuat

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rezim Joko Widodo dianggap semakin tidak berwibawa bahkan akan semakin mencuat mosi tidak percaya karena data-data pribadi rakyat terancam, mengingat data para pejabat diungkap ke publik oleh peretas atau hacker seperti Bjorka.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, dengan dibongkarnya data-data pejabat pemerintah Indonesia, termasuk soal vaksinasi membuat para pejabat semakin tidak berwibawa lagi.

"Pejabat semakin tidak berwibawa lagi. Publik semakin tidak percaya pejabat di tengah isu kenaikkan BBM. Dengan demikian kebijakan apapun dibikin rezim tidak dipercaya. Sudah hilang trust. Ini sangat berbahaya. Negara tanpa pejabat jujur," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/9).


"Kalau data pejabat saja tidak aman, apalagi rakyat. Pejabat negara tidak bisa lindungi diri apalagi lindungi Rakyat. Pejabat dibikin telanjang di mata publik," sambung Muslim.

Dengan demikian, Muslim menilai, dengan dibongkarnya rahasia pejabat oleh Bjorka maupun oleh peretas lainnya, menunjukkan bahwa kekuatan oposisi yang selama ini kritis mendapatkan pembenaran.

"Jokowi dan rezimnya semakin tidak berwibawa. 'Mosi tidak percaya secara silent semakin menguat'," pungkas Muslim.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya