Berita

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi/RMOLJateng

Politik

Walikota Semarang Minta Kasus PNS Tewas Terbakar Segera Diungkap

SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 02:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang geram dengan adanya kasus pembunuhan yang menimpa salah satu aparatur sipil negara (ASN) yang berdinas di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi bahkan meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus pembunuhan dan bisa segera menemukan pelakunya. Pihaknya sangat mengutuk keras perbuatan keji tersebut.

"Kami berharap bahwa pak Kapolrestabes bisa segera mengungkap kasus ini dengan baik, dan kami mengutuk perbuatan yang dilakukan oleh siapapun itu terhadap kawan kami yang namanya pak Iwan," kata Hendi, sapaan akrabnya, dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Senin (12/9).


Meski hingga saat ini pihak Kepolisian masih terus melakukan identifikasi jenazah, namun ia meyakini jika jasad tersebut adalah jenazah Iwan Budi yang merupakan pegawai Bapenda.

"Jasadnya terbakar termasuk motornya yang diindikasi adalah teman PNS kami di Pemkot dengan nama pak Iwan, meskipun kemarin pak Kapolrestabes juga menyampaikan belum 100 persen valid dan masih cek DNA, tapi dari bukti lapangan yang ada seperti dari motornya, nametagnya, handphonenya, itu semuanya milik pak Iwan," ungkapnya.

Iwan Budi memang sudah dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022 atau tepat sehari sebelum dirinya dipanggil Polda Jawa Tengah untuk dimintai keterangan sebagai saksi dugaan kasus korupsi aset.

Keberadaan Iwan mulai menemukan titik cerah ketika pada Kamis (8/9) malam ditemukan sesosok jasad dalam kondisi terbakar berikut serta motor, laptop, handphone yang diduga milik Iwan Budi.


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya