Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiluddin Ritonga: Deklarasi Ganjar Capres Massif, Upaya Menekan Megawati

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Relawan pendukung Ganjar Pranowo secara masif mendeklarasikan dukungan calon presiden (Capres) di berbagai daerah.  

Analisa pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, deklarasi itu beriringan dengan intensnya lembaga survei merilis hasil surveinya yang menempatkan Ganjar dengan elektabilitas tertinggi.

Bagi Jamiludin, dua upaya itu tampaknya hampir sama seperti yang dilakukan relawan Joko Widodo (Jokowi) saat ingin menjadi Capres tahun 2014 silam.


"Para relawannya sahut menyahut mendeklarasikan Jokowi sebagai Capres. Hal itu ditopang oleh lembaga survei yang merilis elektabilitas Jokowi yang terus meroket," demikian pendapat Jamiludin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (12/9).

Jamiludin kemudian menjelaskan strategi politik Jokowi di tahun 2014. Saat itu, Jokowi berhadapan langsung dengan Megawati yang oleh relawannya diusung untuk Capres.

Di kala Megawati belum mendukung, Jokowi melalui relawan dan hasil survei dapat menekan Megawati. Ketua Umum PDIP itu akhirnya memberi tiket Capres ke Jokowi.

Pandangan mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini menilai, Ganjar tampaknya ingin mengikuti pola relawan Jokowi dalam memperoleh tiket pencapresannya.

"Relawan di berbagai tempat di tanah air seolah bergiliran mendeklarasikan Ganjar. Hal itu diperkuat dengan rilis survei yang lebih banyak menempatkan elektabilitas Ganjar di peringkat pertama," pungkas Jamiludin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya