Berita

Kegiatan media briefing di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta pada Senin, 12 September 2022/Ist

Dunia

Kemlu: Isu Palestina Tak Jadi Agenda Khusus di Sidang Umum PBB

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 18:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia tidak akan membawa isu seputar Palestina secara khusus dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York pada 19 September mendatang. Namun Indonesia berjanji untuk tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina di forum-forum internasional lainnya.

Begitu yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Tri Tharyat dalam media briefing di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta pada Senin (12/9).

Ia mengatakan, hingga kini telah ada banyak pembahasan yang masih berlangsung terkait Palestina di Komisi PBB dan Indonesia tetap menjadi negara yang paling keras mendorong isu tersebut.


"Palestina itu harga mati bagi Indonesia dan jika Palestina belum merdeka, rasanya Indonesia belum bisa tenang," ujar Tharyat.

Lebih lanjut, Tharyat mengimbau agar isu Palestina jangan sampai terisolasi atau bahkan dikesampingkan akibat naiknya isu perang di Ukraina.

"Kita selalu konsisten menyatakan bahwa krisis tidak hanya berlangsung di Eropa Timur saja, tetapi juga Palestina yang hingga hari ini mengalami situasi yang sangat tidak mudah," tegasnya.

Walaupun Palestina tidak secara khusus dimasukkan dalam Sidang Majelis Umum PBB nanti, ia melanjutkan, isu tersebut tetap disisipkan dalam satu sesi lain.

"Salah satu sesinya itu terkait dukungan bagi penguatan UN Regional Office di Asia Barat, dan tentunya juga disitu kita masukkan Palestina ke statement nasional," kata Tharyat.

Selain itu, Tharyat menambahkan, Indonesia juga akan terus memperjuangkan isu Palestina dalam statementnya di gerakan non-blok, pertemuan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), serta pertemuan internasional lainnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya