Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Dunia

Upayakan Perdamaian Rusia-Ukraina, Jokowi Akan Dapat Penghargaan Global Citizen Award

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 16:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Joko Widodo akan mendapatkan penghargaan Global Citizen Award atas kepemimpinan Indonesia di G20 dan upayanya untuk perdamaian dan keamanan pasca pandemi.

Penganugerahaan penghargaan tersebut akan dilakukan selama Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York pada 19 September mendatang.

"Ini adalah pencapaian Pak Presiden atas upayanya untuk berpartisipasi dalam kemanusiaan dan perdamaian. Dengan kehadirannya di Moskow dan Kyiv, presiden mencoba keluar dari masalah pangan, energi, dan keuangan agar tidak mengganggu stabilitas global," ujar Direktur Jenderal Multiateral Kementerian Luar Negeri RI, Tri Tharyat dalam media briefing di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (12/9).


Akan tetapi, Tri mengatakan, dalam acara penyerahan penghargaan nanti, Jokowi kemungkinan besar tidak akan hadir.

"Konfirmasi yang kami terima, memang Bapak Presiden tidak berangkat untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB tahun ini," ujarnya.

Nantinya, ketidakhadiran Jokowi akan diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menerima penghargaan Global Citizen Award.

"Jokowi tidak dapat menyampaikan pidato melalui video karena keputusan PBB yang ingin itu dilakukan secara in person 100 persen. Sesuai tata urutan pembicara, Ibu Menlu akan bicara atas nama Republik Indonesia di hadapan 400 tamu undangan," jelasnya.

Penghargaan Global Citizen Award diberikan kepada mereka yang berpartisipasi dalam kemanusiaan dan perdamaian. Selain Jokowi, penghargaan ini juga akan diberikan kepada Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson dan Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya