Berita

Presiden Joko Widodo saat meninjau pasar tradisional/Net

Politik

Pemulihan Ekonomi yang Dilakukan Jokowi Bikin Kesejahteraan Meningkat

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2022 | 23:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemulihan ekonomi yang terus digencarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin terwujud nyata. Hal itu turut berimbas pada peningkatan tingkat kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat.

Wakil Ketua II DPRD Kota Tarakan Yulius Dinandus mengatakan, komitmen penuh terus dipegang teguh Jokowi. Terutama dalam upaya mewujudkan pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Dia mengungkapkan, sejumlah kebijakan ekonomi yang diluncurkan Jokowi menjadi stimulus positif dalam menciptakan pemulihan. Penerapan kebijakan yang selalu dioptimalkan membuahkan hasil menuju arah perbaikan ekonomi.


"Apa yang sudah dilakukan presiden kita sekarang dalam bentuk pengembangan kesejahteraan yang merata," ujar Yulius di Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (11/9).

Dia menambahkan, keberhasilan Jokowi dalam menangani pandemi sukses membuat perekonomian masyarakat tetap terjaga. Stabilitas ekonomi yang tercipta bukan hanya di kota tapi juga hingga pelosok.

Kondisi demikian menciptakan kenaikkan tingkat kesejahteraan di masyarakat. Dampak positifnya, tambah dia, dapat mengikis ketimpangan sosial antar masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air.

Imbas positifnya, dia melanjutkan, terbukti mampu menguatkan rasa kepedulian antar sesama masyarakat. Sehingga semakin menumbuhkan semangat persatuan Indonesia kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Nilai-nilai yang sifatnya pemerataan yang akhirnya muncul kesejahteraan. Kemudian akan muncul efek bahwa kita merasa satu sebagai negara di Indonesia ini," tandas Yulius.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya