Berita

KH Ahmad Shobri Lubis (kanan) dan menantu Habib Rizieq Syihab, Habib Hanif Al Attas/RMOL

Politik

Menantu HRS Serukan Seluruh Elemen Bangsa Geruduk Istana Negara Senin 12 September

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 05:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Habib Muhammad bin Husein Alatas mengajak seluruh elemen bangsa untuk ikut bergabung aksi unjuk rasa di depan Istana Negara pada Senin (12/9).

Hal itu disampaikan langsung oleh Habib Muhammad saat konferensi pers bersama Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan puluhan ormas lainnya yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) di Aula Masjid Baiturrahman, Jalan DR Saharjo nomor 100, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat petang (9/9).

"Insya Allah pada tanggal 12 September kita seluruh ornamen bangsa, dari tokoh-tokoh akan turun, akan datang ke Istana Negara, ke rumah kami, rumah rakyat, untuk menyuarakan aspirasi rakyat," ujar Habib Muhammad kepada wartawan.


Habib Muhammad yang juga menjawab sebagai Ketua Dewan Tanfidzi FPI ini menilai, GNPR merasa sangat-sangat kesulitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

"Maka kami, dengan Gerakan Nasional Pembela Rakyat akan turun dalam Akbar, Aksi Bela Rakyat, kami ajak seluruh elemen-elemen bangsa, mari turun suarakan suara rakyat yang sudah lama suara rakyat tidak di dengar oleh para pejabatnya," ajak Habib Muhammad.

Habib Muhammad menyindir, para pejabat mengemis-ngemis kepada rakyat ketika ingin pemilu. Akan tetapi, ketika rakyat dapat untuk menyampaikan aspirasinya, para pejabat malah kabur.

"Kalau satu dua di media mungkin mereka tidak dengar, mari kita turun, suarakan agar mereka para pejabat mendengar aspirasi rakyat dalam Akbar yang Insya Allah Akbar akan menjadi gerakan besar yang akan membawa perubahan di Indonesia, takbir," tegas Habib Muhammad menutup.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya