Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Inovasi Jokowi di Bidang Teknologi Tingkatkan Kompetensi Digital Generasi Muda

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 00:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi perhatian serius terhadap pengembangan kemampuan digital generasi muda Tanah Air. Hal itu dilakukan sebagai wujud nyata dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bangsa.

Guru Besar Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy mengatakan SDM Indonesia mempunyai potensi besar untuk terus meningkat. Kondisi tersebut begitu dimanfaatkan dengan baik dalam era kepemimpinan Jokowi.

"Pemikiran Pak Jokowi sudah jauh ke depan. Kita bisa melihat bagaimana visi Indonesia Emas 2045 dimana usia (kemerdekaan) kita sudah memasuki 100 tahun," kata Fredy di Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Jumat (9/9).


Menurut dia berbagai kebijakan yang telah diluncurkan mampu mempercepat terciptanya talenta muda yang inovatif dan kompetitif. Utamanya, tambah dia, terhadap peninhkatan ada sektor teknologi digital.

Dia menyebutkan langkah Jokowi menggenjot  persiapan generasi muda kompetitif menjadi langkah visioner. Khususnya dalam upaya mempercepat bangsa menuju era keemasan Indonesia pada 2045.

"Kita harus bisa menyiapkan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi digital sehingga mereka memiliki daya saing di pasar lokal, nasional bahkan global,” ucap Fredy.

Sebab dia menilai SDM yang kompetitif menjadi satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Agar nantinya dapat memiliki daya saing kuat mulai dari tingkat nasional sampai global sehingga berimbas positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Daya saing itu menjadi indikator penting bagi perkembangan ekonomi global," kata Fredy mengakhiri.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya