Berita

Musyararah Kerja Wilayah (Mukerwil) II di Hotel Le Semar, Tangerang, Banten/Ist

Politik

Gelar Mukerwil II, PPP Banten Pastikan Tidak Pernah ada Perpecahan di Internal

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 20:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak benar ada perpecahan di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Proses pergantian Suharso Monoarfa ke Muhammad Mardiono yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP adalah satu hal wajar.

Begitu ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Banten, Subadri Ushuludin dalam Musyararah Kerja Wilayah (Mukerwil) II yang mengangkat tema "Konsolidasi dan Sukseskan Pemilu 2024", di Hotel Le Semar, Tangerang, Banten, Jumat (9/9).

Menurutnya, pergantian ketua umum tentu ada sebab dan akibat. Apalagi, Suharso Monoarfa belakangan mengusik keberadaan para kiai dengan pernyataan “amplop kiai” yang tentu tidak bagus untuk masa depan PPP.


“Ada banyak hal yang melatarbelakangi pemberhentian Pak Suharso. Jadi, tidak dengan serta-merta dipecat tapi berangkat dari sebab akibat,” ujar Subadri.

Dikatakan dia, elektabilitas PPP beberapa waktu terakhir juga terus menurun. Sehingga para majelis partai harus mengambil langkah cepat untuk membenahinya.

“Saya tidak membayangkan jika para majelis di DPP tidak mengambil langkah cepat. Di daerah pun telah banyak demo dari berbagai pihak, terutama penyelamatan kiai. Maka, kami pun akan tunduk dengan keputusan Mukernas," katanya.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang hadir dalam Mukerwil II tersebut menegaskan bahwa PPP tidak sedang berkonflik, bersengketa, ataupun berselisih.

Mardiono menuturkan, siapa pun pimpinan dan pengurus PPP harus tetap solid. Utamanya, dalam memperjuangkan aspirasi umat menjelang Pemilu 2024.

“PPP ini tempat perjuangan kita yang didirikan oleh para ulama untuk menjadi wadah umat, guna mencapai cita-cita agar rakyat sejahtera lahir batin. Maka, tidak ada tujuan selain kesejahteraan masyarakat apalagi untuk hal pribadi,” tegasnya.

Dia menyampaikan, terselenggaranya Mukernas di Banten beberapa waktu lalu telah melalui proses panjang. Pesan utamanya, agar Suharso Monoarfa fokus di Kabinet Presiden Joko Widodo.

“Partai ingin Pak Suharso menyelesaikan masalah yang timbul dan fokus menjalankan amanahnya sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di kabinet Indonesia Maju,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya