Berita

Artha Graha Peduli memberikan bantuan kepada ribuan karyawan yang terdampak kenaikan harga BBM/Ist

Nusantara

Bangun Solidaritas Sesama, Artha Graha Peduli Bagikan BLT dan 50 Ribu Paket Sembako Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 18:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Untuk meringankan beban ekonomi yang berdampak terhadap karyawan, Artha Graha Peduli (AGP), memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada kepada sekitar 30 ribu karyawan/ti di unit grup usaha Artha Graha Group/Artha Graha Network.

Seperti disampaikan Ketua Umum Yayasan AGP, Heka Hertanto, para penerima  BLT adalah karyawan yang mempunyai gaji UMR di seluruh Indonesia.

"Founder Artha Graha Peduli memahami kondisi perekonomian para karyawan terutama yang terkena dampak kenaikan harga BBM. Beliau ingin berkontribusi langsung dan nyata dalam membantu karyawan dan masyarakat luas. Semoga atensi yang baik ini bisa bermanfaat bagi semua” ujar Heka, di Jakarta, Kamis (8/9).  


Bantuan akan disalurkan mulai 9 September 2022 melalui AGI Cash, yaitu produk uang elektronik dari Bank Artha Graha Internasional (BAGI) atau melalui rekening tabungan BAGI. Hal ini juga merupakan bentuk pengawasan agar penyaluran dana BLT tepat sasaran.

Heka menambahkan, selain memberikan BLT kepada karyawan/ti, Artha Graha juga membagikan 50 ribu paket sembako gratis kepada masyarakat luas dengan kategori para disabilitas, warga kurang mampu, dhuafa, lansia, yatim piatu, dan lain-lain  yang bermukim di radius 5 km dari unit usaha AG Grup.

"Selain bagi karyawan sendiri, AGP juga terpanggil  untuk berperan aktif membantu meringankan beban perekonomian masyarakat. Ini bentuk atensi dan solidaritas kami terhadap sesama,” jelas Heka.

"Pemerintah tidak berjalan sendiri dalam menangani dampak kenaikan BBM. Semoga kegiatan ini dapat mengetuk hati para pelaku usaha lain untuk ikut berperan serta dalam membantu mengurangi gejolak ekonomi dampak dari kenaikan BBM, sehingga solidaritas antarsesama bisa tercipta,” demikian Heka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya