Berita

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin/Net

Dunia

AS Siapkan Bantuan Militer Tambahan Sebesar Rp 10 Triliun ke Ukraina

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 18:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memberikan persetujuan untuk bantuan militer tambahan ke Ukraina sebesar 675 juta dolar AS atau setara dengan Rp 10 triliun.

Berbicara di hadapan pejabat senior dari negara-negara sekutu di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman pada Kamis (8/9), Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan Biden telah menyetujui bantuan militer tambahan ke Ukraina.

Austin mengatakan, paket bantuan itu termasuk howitzer, amunisi artileri, Humvee, ambulans lapis baja, sistem anti-tank dan banyak lagi.


Pada kesempatan itu, ia juga mengajak sekutu-sekutu untuk memperbarui komitmen mereka terhadap Ukraina untuk jangka panjang. Lantaran Austin menilai saat ini sudah waktunya bagi Ukraina meluncurkan serangan balasan.

“Wajah perang berubah dan begitu pula misi kelompok kontak ini,” kata Austin, seperti dimuat Associated Press.

“Kami akan bekerja sama untuk melatih pasukan Ukraina untuk jangka panjang. Kami akan bekerja sama untuk membantu mengintegrasikan kemampuan Ukraina dan meningkatkan operasi bersamanya untuk jangka panjang," tambahnya.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, AS dan sekutu-sekutunya telah mengirim banyak bantuan militer dan kemanusiaan di Kyiv.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya