Berita

Ketua Umum IMM Ciputat Mizan Al Araaf saat memimpin aksi/RMOL

Politik

Jokowi Diultimatum: Kalau BBM Tidak Turun, IMM Ciputat Siap Bergerak dari Selatan

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2022 | 14:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus mengalir dari kalangan mahasiswa. Kali ini, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ciputat memberi ultimatum kepada pemerintah untuk segera membatalkan kenaikan harga BBM.

Ketua Umum IMM Ciputat, Mizan Al Araaf menilai kenaikan BBM bersubsidi akan menimbulkan efek domino di masyarakat. Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjadi keniscayaan lantaran cost atau biaya distribusi membengkak.

Di satu sisi, pendapatan masyarakat yang belum tumbuh sempurna usai pandemi melanda sejak 2020 juga jadi masalah. Sebab, kenaikan harga BBM tidak diimbangi dengan kenaikan gaji pekerja.


“BBM naik, harga pangan naik, tetapi gaji tidak naik. Bagaimana daya beli masyarakat bisa naik? Maka dari itu kami mendesak pemerintah untuk membatalkan kenaikan BBM,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/9).

Berdasarkan pengamatannya dalam sepekan kenaikan BBM, Mizan mendapati bahwa tarif angkutan umum mulai merangkak naik hingga lebih dari 20 persen. Sementara dari pemerintah belum ada langkah konkret soal ini.

Seolah, pemerintah menilai bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan sudah lebih dari cukup untuk masyarakat, sehingga sektor lain luput dari perhatian.

Atas dasar tersebut, Mizan memberi ultimatum kepada pemerintah untuk segera membatalkan kenaikan harga BBM. Jika memang pemerintah tidak ingin APBN jebol, maka bukan subsidi rakyat yang dihilangkan.

Subsidi adalah bagian dari kewajiban pemerintah melindungi rakyat. Pemerintah, sambungnya, bisa menambal APBN yang jebol dengan cara membatalkan proyek infrastruktur ambisius dan tidak terlalu penting. Seperti pembangunan ibukota negara baru, kereta cepat, dan bandara-bandara yang belum mendesak.

“Tolong utamakan rakyat. Kami menuntut pembatalan kenaikan BBM. Kalau BBM tidak turun, kami IMM Ciputat siap bergerak dari selatan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PC IMM Ciputat, Yudhistira Wicaksono memastikan persiapan untuk bergerak ke utara akan disusun malam ini. Persiapan akan melibatkan kader IMM se-DKI Jakarta dan elemen masyarakat.

"Malam ini persiapan, besok setelah Shalat Jumat kami berikhtiar untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Intinya kami ingin ekonomi meroket, bukan harga BBM yang melesat," demikian kata Yudhistira.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya