Berita

Taj Yasin Maimoen/Net

Politik

Setelah Mukernas Berhentikan Suharso Sebagai Ketum, Gus Yasin Ajak Kader PPP Solid Menuju Pemilu

RABU, 07 SEPTEMBER 2022 | 18:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mencopot Suharso Monoarfa sebagai ketua umum adalah keputusan terbaik untuk masa depan partai kabah.

Kader PPP yang juga putra almarhum KH Maimoen Zubair, Taj Yasin Maimoen mengatakan, dicopotnya Suharso untuk meredam polemik "amplop kiai" yang telah meresahkan santri dan pesantren.

"Karena (isu amplop kiai) akan berdampak ke elektabilitas dan suara partai, oleh karenanya ini jadi langkah membersihkan nama baik PPP," ujar Taj Yasin dalam keterangannya, Rabu (7/9).


Dikatakan Wakil Gubernur Jawa Tengah ini, realitas tidak bisa ditutupi bahwa kalangan pesantren, ulama, dan santri adalah basis suara dari PPP dalam setiap hajatan politik.

"Jadi sebisa mungkin bersama mereka. Sehingga kalau kita lihat fenomena kemarin ada gerakan di Jombang, DIY, Banten, Jakarta itu arus gerakan dari bawah. Sehingga saya juga beri masukan dan harus disikapi," kata Gus Yasin, sapaan karibnya.

Dijelaskan dia, bukan kali ini saja Suharso mengguncang soliditas partai. Banyak proses organisasi baik musyawarah wilayah dan cabang yang tidak berjalan sesuai dengan kaidah organisasi.

"Gejolak itu sebenarnya sudah panjang. Sejak dari Muscab (Musyawarah Cabang), Muswil (Musyawarah Wilayah) sampai penetapan Ketua DPC dan DPW yang menjadi masalah sendiri. Yang namanya PPP kan mengedepankan persatuan yang mesti dimusyawarahkan, tidak pakai tangan besi," terangnya.

Maka, Gus Yasin pun meminta semua komponen PPP legawa dengan pemberhentian Suharso demi kebaikan dan soliditas. Termasuk juga, soliditas bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digerakkan bersama Golkar dan PAN.

"Sebagai kader, saya menyambut baik agenda pertemuan KIB dan saya yakin partai di dalam koalisi akan menunggu hasil akhir PPP. Kalau PPP sudah solid ya pasti jalan terus," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya