Berita

Anggota KPU RI Idham Kholik/RMOL

Politik

105 Juta Data Pemilih Dijual di Forum Online, KPU: Belum Ada Laporan Bobol Dari Gugus Tugas

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 23:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menyusul pembobolan 1,3 miliar data pribadi pengguna SIM Card nomor handphone, terdapat iklan yang menawarkan data pemilih Pemilu yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI muncul di forum jual beli online.

Kantor Berita Politik RMOL mengkonfirmasi kepada Anggota KPU RI Idham Kholik tentang unggahan penawaran data pemilih Pemilu yang beredar di laman forum jual beli breached.to, dan diposting oleh pemilik akun bernama Bjorka pada hari ini, Selasa (6/9) pukul 22.06 WIB.

Idham ditanyai soal ilustrasi penawaran yang disampaikan pemilik akun tersebut, yang menyebutkan di judulnya "INDONESIA CITIZENSHIP DATABASE FROM KPU 105M", dan menguggah logo lembaga KPU RI.


"Terkait dengan informasi yang beredar kami belum bisa komentari," ujar Idham saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (6/9).

Sejauh ini, dipastikan Idham, data-data yang ada di sistem informasi yang dipunyai KPU RI masih dalam keadaan yang aman, meskipun muncul informasi tentang postingan penawaran data pemilih di forum jual beli yang menampilkan contoh data pemilih Pemilu yang terdapat dalam file yang diperjualbelikan.

Sebabnya, Idham mengungkapkan bahwa KPU RI telah bekerjasama dengan sejumlah kementerian/lembaga untuk membentuk satu tim yang bertugas mengawasi dan menindaklanjuti potensi serangan siber terhadap sistem informasi yang ytelah dibangun KPU RI.

"Sampai saat ini tidak ada laporan apapun dari gugus tugas keamanan siber (yang di dalamnya ada BIN, Kementerian Kominfo, BSSN, Siber Polri, hingga BRIN)" demikian Idham.

Dalam iklannya, Bjorka membanderol data 105 juta pemilih pemilu milik KPU RI yang kapasitas dokumennya mencapai 4 gigabyte (4GB) jika di-compresse, atau 20GB jika tidak di-compresse, seharga 5.000 dolar Amerika Serikat.

Dalam iklan itu juga diperlihatkan contoh data pemilih pemilu yang ada di dalam dokumen tersebut. Dimana di dalamnya disebutkan ID provinsi, ID Kota, ID Kecamatan, ID Kelurahan, ID TPS, nomor kartu keluarga (KK), nomor induk kependudukan (NIK), Nama,Tempat Tanggal Lahir, Usia, Jenis Kelamin, Alamat, hingga status disabilitas.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya