Berita

Ketua DPR Aceh, Samsul Bahri atau Pon Yahya menerima sejumlah tuntutan mahasiswa di Gedung DPR Aceh/RMOLAceh

Politik

Ruang Paripurna Dijebol Mahasiswa, DPR Aceh Akhirnya Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 19:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh sepakat menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif listrik. Keputusan itu diambil setelah didemo mahasiswa dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang sempat merangsek masuk ke gedung DPR Aceh.

Ketua DPR, Aceh Saiful Bahri alias Pon Yahya bahkan memastikan akan mendesak pemerintah pusat mencabut peraturan kenaikan harga BBM dan sejumlah persoalan lainnya.

"Saya atas nama lembaga DPR Aceh, Ketua dan seluruh anggota mendesak pemerintah pusat segera menurunkan harga BBM dan tarif listrik sekarang juga," kata Pon Yahya di depan peserta aksi, Senin (5/9).


Dalam kesempatan itu, Saiful Bahri didampingi Wakil Ketua, Dalimi, Safaruddin, anggota TR Keumangan, Bardan Sahidi, Ridwan Yunus, dan Darwati A Gani, dan Tgk Muhammad Yunus.

Pon Yahya mengatakan telah berkoordinasi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki ihwal tuntutan mahasiswa yang mempersoalkan kenaikan harga BBM dan tarif listrik.

"Saya tadi sudah berkoordinasi untuk sama-sama mencari solusi ke (pemerintah) pusat supaya kalau memang ini menyengsarakan rakyat, kenapa keputusan ini diambil," ujarnya sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLAceh.

Di sisi lain, Korlap aksi, Agus Sri Wahyudi menyebutkan, ada sejumlah tuntutan yang disampaikan kepada pihak legislatif Aceh. Di antaranya adalah persoalan kenaikan harga BBM dan tarif listrik yang dinilai menyengsarakan rakyat.

"Menolak keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan berdampak buruk bagi perekonomian masyarakat Indonesia," ujar Wahyu.

Selain itu, pihaknya juga mendesak pemerintah memformulasikan kebijakan alternatif terbaik di samping mendistribusikan bansos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), mendesak pemerintah membuat regulasi penyaluran BBM bersubsidi dengan berdasarkandata yang tepat dan terukur.

Kemudian, mendesak pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif listrik, mendesak DPR RI agar menolak proposal pemerintah terkait keinaikan harga BBM, dan terakhir mengamini seluruh poin tuntutan masyarakat dan mahasiswa.

"Yang kami perjuangkan bukan hak kami saja, tapi juga hak seluruh masyarakat Aceh," kata Wahyu.

Massa yang mengenakan almamater serba biru ini bahkan sempat masuk ke ruang rapat paripurna DPR Aceh. Mereka menduduki kursi para anggota dewan dan kursi-kursi para tamu di dalam ruangan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya