Berita

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok/Net

Nusantara

Harga BBM Subsidi Naik, Netizen: Pak Ahok yang Terhormat, Ngapain Aja Duduk-duduk di Sana?

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kerja Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang duduk di posisi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero)  dipertanyakan, lantaran tidak bisa mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap terjangkau.

Protes terhadap Ahok kaitannya dengan kenaikan BBM jenis Pertalite, Solar Subsidi, hingga Pertamax, ramai diperbincangkan di jagat media sosial, salah satunya di Facebook.

Salah satu pengguna Facebook dengan nama akun Rudy Hendra menyampaikan surat terbuka kepada Ahok yang isinya berupa kekecewaan terhadapnya yang dinilai tak bisa bekerja sebagai Komut Pertamina.


"Kepada yang terhormat Bapak Basuki Tjahaja Purnama Komisaris Utama Pertamina. Kenapa harga BBM Pertamina bisa kalah (di atas) harga BBM merk Vivo," ujar Rudy dalam postingannya pada Senin (5/9).

Dia bertanya-tanya tentang harga BBM Pertamina yang dibanderol tinggi oleh pemerintah lantaran mengetahui ada kebijakan subsidi yang digelontorkan.

"Bukankah BBM Pertamina sudah disubsidi oleh negara?" sambungnya bertanya.

Lebih lanjut, Rudy menyampaikan kekecewaannya terhadap Ahok selaku Komut Pertamina yang seharusnya bisa memberikan perintah pada perusahaan minyak pelat merah untuk menerapkan kebijakan yan berpihak pada rakyat.

"Ngapain saja selama ini duduk-duduk di sana (sebagai Komut Pertamina)? Tolong dijelaskan kepada kami rakyat Indonesia" cetus Rudy.

saya Chinese Indonesia juga, sama seperti anda. Dan saya sangat malu," tandasnya.

Hingga sekira pukul 15.50 WIB, postingan Rudy Hendra sudah disukai oleh 398 pengguna Facebook, dan dikomentari oleh sebanyak 163 akun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya