Berita

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani saat ditemui di DPR RI/RMOL

Politik

Bantah PPP Pecah, Arsul Sani: Pak Mardiono dan Suharso Sahabat

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 14:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani membantah bahwa partai berlambang Ka’bah pecah setelah Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) mengangkat Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum menggantikan Suharso Monoarfa.

Sebab, hasil Mukernas ini merupakan dorongan dari 30 DPW PPP dalam rangka mengonsolidasikan partai.

“Jadi jangan dibayangkan PPP pecah. PPP terbelah. Insya Allah tidak. Karena ini adalah hasil dari sebuah diskusi panjang di internal partai yang memang itu diinginkan oleh struktur partai di tingkat wilayah dan juga tingkat cabang agar konsolidasi PPP ini benar-benar bisa ditingkatkan, bisa dimaksimalkan,” kata Arsul kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).


Arsul menuturkan, keinginan 30 DPW PPP mengganti Menteri PPN/Kepala Bappenas itu dengan Mardiono merupakan langkah partai dalam melakukan reorganisasi dan relokasi fungsi jabatan di PPP. Terlebih menjelang Pemilu 2024.

“Saat ini yang diputuskan Mukernas hanya kemudian membagi tugas antara Pak Suharso dan Pak Mardiono. Pak Suharso kita ingin agar supaya bisa lebih maksimal lagi membantu presiden sebagai menteri. Kemudian Pak Mardiono, bahkan karena Wantimpres nanti sesuai UU Wantimpres dia harus mengundurkan diri juga. Jadi kita ingin yang ngurus partai ya di partai aja,” tutur Wakil Ketua MPR RI dari fraksi PPP ini.

Arsul menambahkan, pengangkatan Mardiono sebagai Plt Ketum PPP tidak mengganggu persiapan pemilu, meskipun parpol lain tengah berupaya menguatkan internalnya masing-masing. Sebab, Suharso dan Mardiono pun keduanya bersahabat.

“Insha Allah tidak. Ini sekali lagi bukan perpecahan. Karena antara Pak Mardiono dan Pak Suharso ini kan seorang sahabat,” katanya.

“Karena Pak Suharso ada di kabinet maka komunikasi dengan katakan lah pusat-pusat kekuasaan dengan partai lain itu akan lancar konsolidasi tetap lancar,” demikian Arsul Sani.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya