Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron/Net

Politik

Herman Khaeron: Bukan Naikkan BBM, Harusnya Tunda Dulu IKN dan Kereta Cepat

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 09:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kenaikan harga BBM subsidi diyakini akan meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia.

Sebab kenaikan BBM subsidi pasti akan berdampak langsung kepada rakyat, seperti menaikan barang dan jasa, dan pada akhirnya menurunkan daya beli masyarakat.

"Termasuk nelayan, petani, pekebun, usaha kecil dan mikro, penambak, dan kita semua akan terdampak. Pemerintah harus arif dan bijaksana dalam menghadapi pilihan ini, sampai benar-benar rakyat siap dan mampu menghadapinya,” ucap Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/9).


Saat ini, kondisi ekonomi masyarakat sedang tidak baik-baik saja lantaran masih terdampak pandemi Covid-19. Kondisi ini kian diperparah dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Solar.

Ia pun menyesalkan kebijakan pemerintah. Alih-alih menaikkan BBm subsidi, pemerintah seharusnya lebih mengenyampingkan proyek-proyek infrastruktur yang selama ini membebani APBN.

"Pemerintah bisa melakukan penghematan belanja kementerian dan lembaga, menunda proyek-proyek yang belum dalam sekala mendesak, seperti pembangunan IKN, Jalan Tol Sumatera, dan menunda kereta cepat yang cost overrun,” tegasnya.

Pemerintah harus mampu menilai skala prioritas, antara perut rakyat dengan pembangunan infrastruktur yang tidak berdampak besar bagi masyarakat.

"Prioritaskan dulu program-program yang dapat memulihkan daya beli masyarakat. Tidak perlu juga dikotomikan manfaat subsidi BBM antara masyarakat mampu dan tidak mampu," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya