Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat berkuda dengan Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pertemuan Puan-Prabowo Berpeluang Ubah Peta Koalisi Pilpres 2024

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 05:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kedatangan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan membuka peluang mengubah peta koalisi yang sudah ada.

Bacaan itu disampaikan Pengamat komunikasi politik Univeraitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (4/9).

Menurut Jamiludin, ada kemungkinan PDIP akan berkoalisi bersama Gerindra dan PKB.


“Peluang itu sangat besar mengingat hubungan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo dan Muhaimin Iskandar cukup dekat,” kata Jamiludin.

Kedekatan ketiga tokoh itu, jelas Jamiludin, tidak akan memunculkan halangan jika ketiga partai itu akan berkoalisi.

Dalam pandangan mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta itu, ketiga partai itu akan lebih mudah menyatukan visi dan misi mereka dalam berkoalisi.

“Selain itu, Megawati juga tidak tertutup kemungkinan ingin memenuhi janjinya kepada Prabowo yang belum terwujud. Perjanjian Batutulis tampaknya akan diwujudkan dengan mengusung Prabowo-Puan pada Pilpres 2024,” jelas Jamiludin.

Lebih lanjut, Jamiludin mengurai indikasi politiknya. Salah satunya, adanya pesan rahasia dari Megawati yang dibawa Puan untuk Prabowo. Kata Puan, pesan itu yang tahu hanya dirinya, Megawati dan Prabowo.

“Jadi, bisa saja Mega tidak ingin dibebani janji politiknya kepada Prabowo di usia senjanya. Megawati ingin membersihkan namanya dengan menyodorkan Puan sebagai cawapresnya Prabowo pada Pilpres 2024,” urai Jamiludin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya