Berita

AHY saat hadiri acara penutupan Sekdem angkatan ke-5 yang diselenggarakan LP3ES/Ist

Politik

AHY: Pemerintah Jangan Salah Gunakan Kesabaran Masyarakat Indonesia

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 05:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah dan elite politik diingatkan untuk tidak menyalahgunakan kebaikan dan kesabaran masyarakat Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat hadiri acara penutupan Sekolah Demokrasi (Sekdem) angkatan ke-5 yang diselenggarakan LP3ES di Jakarta, Minggu (4/9).

Saat menjawab pertanyaan salah satu peserta bernama Nike Mutiara, AHY menyatakan cukup bagi masyarakat menghadapi masalah ekonomi, rendahnya daya beli dan masalah lainnya.


Kata AHY, jangan lagi masyarakat bebannya ditambah dengan ketidakadilan.

“Masalah pembungkaman suara dan hal-hal lain yang terkait dengan kebebasan sipil lainnya," kata AHY.

Dalam acara itu, AHY mengungkapkan data bahwa demokrasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh seiring sejalan.

Hal itu AHY buktikan seraya menjelaskan kenaikan pendapatan per kapita orang Indonesia sampai tiga kali lipat, bersamaan dengan berkembangnya demokrasi dalam periode 2004-2014. Kala itu, tambah AHY, Indonesia dipimpin Presiden ke-6 RI SBY dan Demokrat memimpin koalisi pemerintahan.

"Demokrat punya pengalaman yang lengkap," demikian AHY menegaskan.

AHY juga mengulas bahwa partainya sudah pernah menjadi partai pemenang selama sepuluh tahun. Di sisi lain, selama sepuluh tahun terakhir Demokrat juga konsisten berada di luar pemerintahan.

“Jadi kami punya perspektif yang lengkap tentang berbagai aspirasi masyarakat,” pungkas AHY.

Sekolah Demokrasi (Sekdem) merupakan program reguler yang diselenggarakan LP3ES sebagai ruang dialog dan berbagi diantara berbagai kelompok masyarakat sipil. Mulai angkatan ke-5 ini, program Sekolah Demokrasi juga didukung oleh KITLV Leiden.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya