Pertemuan Dubes dan Investor Odisha/Net
Pemerintah negara bagian India, Odisha, menggelar pertemuan yang menghadirkan duta besar dan pelaku industri lebih dari 30 negara untuk mulai berinvestasi menjelang 'Make in Odisha Conclave' edisi ketiga akhir tahun ini.
Ketua Menteri Odisha, Naveen Patnaik, dalam pidato pertemuan di ibukota nasional menyatakan Odisha adalah salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di India yang secara konsisten tumbuh di atas rata-rata nasional dalam satu setengah dekade terakhir.
"Kami dengan cepat muncul sebagai tujuan industri utama di India timur karena keunggulan sumber daya alam dan lokasi kami yang strategis," ungkapnya pada Kamis (1/9) seperti dimuat India Today.
Patnaik meminta dukungan semua pihak untuk memastikan Konklaf 'Make in Odisha' 2022 menjadi acara yang sukses. Ia juga mendesak para investor untuk muulai berinvestasi di Odisha.
Menurut Sekretaris Odisha, Suresh Chandra Mahapatra, negara bagian Odisha menjadi yang paling menonjol di India dalam hal pembangunan yang mengesankan dari tahun ke tahun dan didukung oleh percepatan industrialisasi.
Sekretaris Departemen Industri, Pengembangan Keterampilan dan Pendidikan Teknis Odhisa, Hemant Sharma menyoroti pertumbuhan yang stabil selama dua dekade di Odisha karena memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
Senada dengan Hemant, Menteri Perindustrian, UMKM & Energi, Pratap Keshari melaporkan bahwa pemerintah telah mendirikan 200 perguruan tinggi teknik dan 1000 ITI serta World Skill Center (WSC) untuk memperoleh tenaga kerja terampil yang akan mendukung program Odisha.
Konklaf 'Make in Odisha' edisi ketiga akan diadakan antara 30 November dan 4 Desember, dengan fokus pada sektor-sektor, termasuk logam dan hilir logam, bahan kimia dan petrokimia, tekstil dan pakaian jadi, bersama dengan tekstil teknis dan pengolahan makanan.
Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah Odisha bekerja sama dengan Federation of Indian Chambers of Commerce and Industry (FICCI). Dihadiri oleh Direktur Industri Odisha, Sadique Alam, Direktur Jenderal FICCI, Arun Chawla dan pejabat senior dari departemen industri & IPICOL.