Berita

Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa/Net

Dunia

Akhiri Pengasingan, Gotabaya Rajapaksa Pulang ke Sri Lanka

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 16:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah melarikan diri dari kekacauan di negaranya sendiri, mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa akan segera mengakhiri pengasingan dan kembali ke rumahnya pada pekan ini.

Kepulangan Rajapaksa ini telah dikonfirmasi oleh seorang pejabat tinggi pertahanan. Ia mengatakan Rajapaksa akan kembali ke Sri Lanka pada Sabtu (3/9).

"Dia telah tinggal di sebuah hotel Thailand sebagai tahanan virtual dan ingin kembali. Kami diberitahu bahwa dia akan kembali lebih awal pada Sabtu pekan ini," ujar pejabat itu, seperti dikutip AFP pada Jumat (2/9).


Menjelang kedatangan sang mantan presiden, sebuah divisi keamanan baru, yang terdiri dari komando tentara dan polisi, dibentuk untuk melindungi Rajapaksa.

Berdasarkan konstitusi Sri Lanka, kedatangan Rajapaksa akan dipastikan aman karena hukum di negara itu telah menjamin pengawalan, kendaraan, dan tempat tinggal bagi mantan presiden.

Pada Juli lalu, Rajapaksa melarikan diri dari Sri Lanka di bawah penjagaan militer setelah kerumunan besar menyerbu kediaman resminya menyusul protes publik atas krisis ekonomi yang melanda.

Rajapaksa melakukan perjalanan ke Thailand setelah Singapura menolak untuk memperpanjang visanya. Tetapi sampai di Bangkok, otoritas keamanan memintanya untuk tidak keluar dari hotel.

Ingin kembali ke rumah, bulan lalu Rajapaksa meminta adik bungsunya Basil, yang merupakan mantan menteri keuangan, untuk bertemu dengan Presiden Ranil Wickremesinghe dan meminta perlindungan atas kepulangannya.

Selama berbulan-bulan, Sri Lanka telah mengalami kekurangan makanan, bahan bakar dan obat-obatan, pemadaman listrik dan inflasi yang tak terkendali setelah kehabisan cadangan devisa untuk membiayai impor bahan pokok dan hutang negara.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya