Berita

Seorang pria menodongkan pistol ke arah Wakil Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner/Net

Dunia

Ditodong Pistol oleh Pria Tak Dikenal, Wapres Argentina Selamat dari Upaya Pembunuhan

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner berhasil selamat dari upaya pembunuhan yang dilakukan oleh pria yang menodongkan pistol ke kepalanya pada Kamis malam (1/9) waktu setempat.

Insiden tersebut terjadi di gerbang depan kediaman Fernandez de Kirchner di Buenos Aires. Ketika itu, ratusan orang berkumpul di depan rumah itu untuk mendukung Fernandez de Kirchner yang tengah menghadapi kasus dugaan korupsi.

Kemudian seorang pria tidak dikenal menodongkan pistol ke arah kepalanya dari jarak dekat.


"Seorang pria menodongkan senjata api ke kepalanya dan menarik pelatuknya," ujar Presiden Alberto Fernandez dalam pidato yang disiarkan secara nasional, sembari menambahkan pistol tersebut diisi dengan lima peluru, namun pistol itu gagal menembak.

Pelaku yang merupakan pria paruh baya berasal dari Brasil itu kemudian langsung ditahan oleh petigas keamanan, hanya beberapa detik setelah upayanya gagal.

Atas kejadian tersebut, pejabat pemerintah, partai oposisi, serta pejabat negara lain mengecam tindakan ini sebagai upaya pembunuhan.

"Ketika kebencian dan kekerasan menang atas perdebatan, masyarakat hancur dan situasi seperti ini muncul: percobaan pembunuhan," tulis Menteri Ekonomi Sergio Massa dalam cuitannya di Twitter.

Sementara partai oposisi, Together for Change meminta penyelidikan lebih lanjut atas apa yang terjadi kepada Fernandez de Kirchner.

Pada Kamis malam, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan dukungannya dan dengan tegas menolak tindakan yang berusaha mengacaukan perdamaian sekutunya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya