Berita

Ilustrasi Covid-19/Net

Politik

Selain Kebijakan Gas dan Rem, Pandemi Berhasil Ditangani Berkat Kepedulian Masyarakat

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 08:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebijakan gas dan rem yang ditempuh pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dilakukan semata-mata untuk menyeimbangkan antara penanganan pandemi dan menjaga perekonomian.

"Saat Covid-19 masih awal-awal, sudah sewajarnya melakukan kebijakan yang mengerem atau mengegas. Ini wajar untuk memitigasi dan meminimalisir dampaknya ke perekonomian," kata Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus dalam keterangannya, Kamis (1/9).

Soal keberhasilan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi, Indef tak bisa memungkiri adanya peran penting masyarakat. Ia melihat peran serta masyarakat berupa kesadaran menghadapi dan menyikapi pandemi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.


"Kalau mau diklaim, memang dari program yang dijalankan pemerintah. Tapi jangan lupa bahwa ini juga dipengaruhi oleh tingkat kepedulian masyarakat yang sudah semakin aware," sambungnya.

Oleh karenanya, Heri menegaskan keberhasilan Indonesia dalam menghadapi pandemi serta menjaga perekonomian tidak ambruk adalah buah dari kerja sama semua pihak.

“Intinya ini kalau diklaim oleh satu pihak, menurut saya ini lebih fair oleh semua pihak, masyarakat, pemerintah, dan semua,” demikian Cecep.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya