Berita

Partai Golkar/Net

Politik

Survei: Partai Golkar Elektabilitas Tertinggi Disusul Gerindra dan PDIP

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 21:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar menempati urutan pertama sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi menjelang Pemilu 2024. Sementara, pada posisi kedua ada Partai Gerindra disusul PDIP di urutan ketiga.

Begitu hasil survei Warna Institute bertajuk “Mengukur Preferensi Publik Pasca Pendaftaran KPU dan Penanganan Kasus Tewasnya Brigadir J” pada Rabu (31/8).

“Elektabilitas tertinggi ditempati oleh Partai Golkar 15,8 persen. Di posisi kedua, diduduki Partai Gerindra dengan elektabilitas sebesar 14,8 persen. Ketiga, terdapat PDI Perjuangan dengan elektabilitas sebesar 14,6 persen,” ujar Direktur Eksekutif Warna Institute Rinjani Dwi Harini saat memaparkan hasil surveinya.


Rinjani menambahkan, pada posisi selanjutnya ada Partai Demokrat dengan elektabilitas 5,4 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar 5,2 persen. Disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,1 persen, Partai Nasdem 4,4 persen.

Kemudian Perindo memperoleh elektabilitas 4,2 persen, PAN sebesar 4,1 persen, PPP memperoleh elektabilitas sebesar 4,1 persen.

“PSI 1,8 persen, Garuda 1,4 persen, PBB 1,1 persen, Hanura 0,8 persen, Berkarya 0,4 persen dan PKPI 0,3 persen. Dan yang tidak memilih sebanyak 16,5 persen,” demikian Rinjani.

Survei Warna Institute ini digelar sejak 12-24 Agustus 2022 menjelang 1,5 tahun Pemilu 2024 dengan responden sebanyak 2.200 orang yang tersebar di 408 Kabupaten/ Kota di Indonesia.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling yang didasarkan pada jumlah DPT pemilu 2019 di 408 Kabupaten/Kota dengan tingkat Kepercayaan 95 persen dan Margin of Error sebesar -/+ 2,09 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya