Berita

Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Minister International Department Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Mr Liu Jianchao/Ist

Politik

Bertemu Delegasi PKC, Airlangga: Golkar Janjikan Kesinambungan Investasi Tiongkok

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 21:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjanjikan stabilitas politik dalam investasi Tiongkok saat menemui delegasi Partai Komunis China (PKC) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

Airlangga menuturkan, stabilitas politik Indonesia selama 20 tahun belakangan ini terus terjaga melalui sistem politik dan pemerintahan yang ada di Indonesia.

Selain itu, sebagian besar partai politik di Indonesia juga berkomitmen menjaga stabilitas politik agar pembangunan terus berjalan. Tujuannya, investasi-investasi dari China yang bersifat jangka panjang terus bisa direalisasikan.


"Silakan saja berlanjut (investasi), dan Partai Golkar akan menjaga kesinambungannya,” tutur Airlangga usai menemui Minister International Department Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Mr Liu Jianchao, Rabu (31/8).

Airlangga menegaskan, pemerintah juga sudah mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berbasis pada Undang-Undang. Menurut Ketum Golkar, hal ini memberi jaminan investasi jangka panjang bagi China, karena negara itu menjadi investor terbesar ketiga di Indonesia.

Menurut Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini, secara khusus pertemuan Golkar dan PKC untuk membahas kelanjutan dan kerja sama kedua belah pihak soal pendidikan politik dan pengembangan sumber daya manusia.

Airlangga mengaku selama ini sudah ada pertukaran kader partai politik antara kedua belah pihak untuk saling belajar.

Partai berlambang pohon beringin ini melalui Golkar Institute bakal meluaskan realisasi kerja sama dengan PKC. Antara lain dengan pertukaran pelajar dan kader partai untuk lebih mengetahui kebudayaan dan kultur, serta perkembangan di masing-masing negara.

"Adanya Golkar Institute tadi dibahas untuk diperluas, dalam bentuk seminar baik yang offline maupun online, melalui Golkar Institute, dan tentu juga melanjutkan pertukaran pelajar dan politisi baik ke China maupun dari China dikirim ke Indonesia,” tegas Airlangga.

Sementara, Liu Jianchao sendiri mengaku siap untuk meningkatkan kerja sama antara PKC dengan Golkar.

"Semua yang disampaikan oleh Bapak Airlangga Hartarto saya setuju sekali. PKC menanti untuk meningkatkan hubungan yang lebih erat dan efektif dengan Partai Golkar,” ujarnya.

Jianchao juga mengaku, partainya siap berkomunikasi denga berbagai partai politik di Indonesia untuk semakin mempererat persahabatan Indonesia dan Tiongkok.

Menurutnya, Indonesia dan Tiongkok saat ini berada pada tahapan yang mirip, yakni dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada di dunia. PKC siap untuk bekerja sama dengan partai politik di Indonesia untuk menghadapi tantangan-tantangan itu.

“Ketika parpol mengambil peranan penting dalam pembuatan kebijakan baik di dalam maupun luar negeri, PKC bersedia meningkatkan kerja sama, komunikasi dan pertukaran dengan berbagai parpol yang ada di Indonesia untuk mendorong persahabatan antarkedua negara kita,” tegas Liu Jianchao.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya