Berita

Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

Tak Masalah Puan akan Bertemu Prabowo, PKB: Kalau PDIP Masuk Alhamdulilah

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak mempermasalahkan rencana pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada pekan depan.

Sebab, koalisi PKB dengan Gerindra masih bersifat terbuka jika ada partai politik lain yang akan bergabung.

Begitu disampaikan Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8).  


“Dari awal kita sampaikan juga bahwa yang namanya koalisi kita ini PKB-Gerindra, welcome untuk Parpol manapun,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI itu.

Lagi pula, Anggota Komisi III DPR RI fraksi PKB ini menyebut bahwa safari politik putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu akan berlanjut dan juga bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Toh, kita lihat mau Pak Prabowo ketemu Mbak Puan, kemudian nanti ada pertemuan Cak Imin dengan Mbak Puan, nah itu hal komunikasi yang harus dijalin oleh para tokoh-tokoh bangsa. Kalau misalkan PDIP masuk Alhamdulillah,” kata Cucun.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada pekan depan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Insya Allah jika tidak ada aral dan sebagainya, Mbak Puan maupun Pak Prabowo Subianto, Minggu depan kedua beliau ini akan beranjangsana. Di markas besarnya Pak Prabowo di Hambalang. Insya Allah Mbak Puan akan ke sana,” kata Politikus PDIP Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/8).

Ketua Banggar DPR RI ini menyebut, Puan Maharani dan Prabowo Subianto akan menggelar pertemuan secara intim. Mulai dari berkuda bersama hingga makan-makan di Markas Besar mantan Danjen Kopassus itu.   

“Nampaknya Mbak Puan yang akan mendatangi Bapak Prabowo Subianto, berkuda bersama, makan bersama, kira-kira seperti itu,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya