Berita

Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Airin rachmi Diany (tengah)/RMOL

Politik

Sambut Optimisme Puan Maharani soal Perempuan Presiden di 2024, Airin: Kita Dukung

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap optimis yang ditunjukkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, yang menyatakan pada 2024 akan ada Presiden RI dari kalangan perempuan disambut baik oleh politisi Partai Golkar Airin Rachmi Diany.

Mantan Walikota Tangerang Selatan ini menanggapi sikap Puan tersebut saat ditemui di sela-sela acara Rapat Koordinasi Nasional Teknis (Rakornis) Bidang Perempuan Partai Golkar, di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8).

Dia menuturkan, apa yang disampaikan perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI itu sebagai posisi kaum hawa yang sama besar potensinya dalam dunia politik.


"Saya sih seneng banget, enggak apa-apa. Maksudnya, semakin banyak perempuan berkiprah dalam bidang apapun yang penting sukai dulu. Sukai apa yang menjadi passion, apa yang akan kita lakukan dan kita kerjakan," ujar Airin.

Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ini berpendapat, optimisme Puan dari apa yang telah dilaluinya itu, khususnya untuk tahun politik 2024, menunjukkan visi besarnya.

"Kalau kita menyukai maka semangatnya itu ada, daya juangnya itu ada gitu. Dan apalagi pada saat kita berjuang kontestasi Capres, itu kan luar biasa besarnya," katanya.

Airin yang pernah menjabat sebagai Walikota Tangerang Selatan mengaku berat untuk bisa menang dalam Pilkada. Sehingga, jika ada sosok perempuan yang berani maju sebagai Capres, maka dirinya takjub.

"Pilkada saja sudah pusing apalagi Pilpres kan. Jadi manakala ada sosok perempuan (nyapres) ya kita harus saling dukung," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya