Berita

Emak-emak Muda (Emud) yang mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Presiden 2024 di Hotel Grand Sahid, Jakarta/Ist

Politik

Disiplin dan Nasionalis, Alasan Emak-emak Muda Deklarasi Dukungan untuk Prabowo Subianto Presiden 2024

SABTU, 27 AGUSTUS 2022 | 04:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dukungan agar Prabowo Subianto menjadi Presiden 2024, tidak hanya dari internal Partai Gerindra. Tetapi, juga datang dari kalangan emak-emak.

Salah satunya, dukungan itu diberikan elemen masyarakat Emak-emak Muda (Emud) yang mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Presiden 2024 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Jumat (26/8).

Ketua Umum Emud Oktasari Sabil mengatakan, gerakan mereka dideklarasikan mengingat kekuatan wanita atau ibu menjadi prioritas utama untuk mengenalkan Prabowo Subianto dimulai dari keluarga.


Setidaknya, kata Oktasari, ada tiga alasan pokok mengapa mereka menjatuhkan pilihan kepada Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden 2024.

"Karena Prabowo Subianto sosoknya pribadi yang displin, dan kedua sosok orang yang nasionalis yang tidak menyukai polarisasi politik identitas, dan terakhir sangat disegani di dalam negeri maupun luar negeri," kata Oktasari.

Dia menambahkan, Indonesia di masa depan memang membutuhkan kepemimpinan yang mempunyai patriotisme yang tinggi. Serta mampu menjawab tantangan-tantangan besar yang semakin berat di masa-masa mendatang.

"Pemimpin yang tegas, kharismatik, negarawan, nasionalis, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, mengayomi, dan menjaga kedaulatan rakyat. Pemimpin negara yang dibutuhkan di masa akan datang, ada pada sosok Prabowo Subianto," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya