Berita

KPK geledah kediaman dokter spesialis anak di Bandar Lampung/RMOLLampung

Hukum

Kasus Rektor Unila, KPK Geledah Kediaman Seorang Dokter Spesialis Anak

JUMAT, 26 AGUSTUS 2022 | 05:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara maraton melakukan penggeledahan ke sejumlah rumah yang diduga terlibat kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Lampung (Unila).

Usai menggeledah kediaman Ary Meizari (adik Andi Desfiandi) di Jalan Purnawirawan 7, nomor 12/35, RT 01, LK02, Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan kediaman Tri Widioko selaku Sekretaris Heryandi Warek Akademik Unila.

Tak sampai disitu, tim penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman seorang dokter spesialis anak di Bandar Lampung, dr Ruskandi Martaatmadja.


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, empat mobil berplat B atau Jakarta mendatangi kediaman dr Ruskandi di Jalan Nusa Indah, Keluarahan Rawa Laut, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung sekitar pukul 17.20 WIB.

Setelah sekitar 2 jam melakukan penggeledahan, tim penyidik KPK membawa keluar satu dus bekas air mineral, dan sejumlah tas ransel. Tepat pukul 19.45 WIB, tim penyidik meninggalkan kediaman dr Ruskandi Martaatmadja.

Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di Gedung Rektorat Unila pada 22 Agustus. Dilanjutkan penggeledahan di Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Kebudayaan Unila pada 23 Agustus.

Lalu pada 24 Agustus, tim penyidik KPK melanjutkan penggeledahan di dua rumah pribadi Karomani, dan rumah pribadi Muhammad Basri di Perumahan Korpri Jalan Korpri Raya, Harapan Jaya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya