Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa/Net

Politik

Skenario 3 Pasang Capres-Cawapres: Airlangga Menang Meski Dikawinkan dengan Andika atau Ganjar

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 18:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi tokoh paling diharapkan masyarakat sebagai presiden meneruskan kepemimpinan Joko Widodo di 2024.

Dalam survei yang digelar Indonesia Network Election Survei (INES), Airlangga menjadi kandidat capres yang paling banyak dipilih responden meski dipasangkan dengan beberapa kandidat.

Jajak pendapat INES menyuguhkan skenario tiga pasangan Capres - Cawapres, yaitu Prabowo-Muhaimin; Anies Baswedan-Puan Maharani; dan Airlangga-Andika Perkasa.


Pada skenario ini, pasangan Airlangga-Andika unggul dibanding Prabowo-Muhaimin dan Anies-Puan.

"Pasangan Airlangga-Andika dipilih sebanyak 39,7 persen. Lalu Anies-Puan 16,2 persen, dan Prabowo-Muhaimin 27,9 persen. Yang tidak memilih ada 16,2 persen," kata Direktur Survei INES, Permadi kepada redaksi, Kamis (25/8).

Keperkasaan Airlangga juga terwujud dalam skenario tiga pasang yang menyuguhkan Prabowo-Puan; Anies-AH, dan Airlangga-Ganjar melalui pertanyaan tertutup kepada 1928 responden.

Hasilnya, 41,7 persen memberikan pilihan pada pasangan Airlangga-Ganjar. Kemudian, sebanyak 16,6 persen memilih Anies-AHY, dan 26,3 persen memilih Prabowo-Puan. Sedangkan yang tidak memilih sebanyak 15,4 persen.

Permadi menuturkan, tingginya bakal capres Airlangga meski dipasangkan dengan tokoh lain simetris dengan keinginan masyarakat untuk meneruskan program pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Masyarakat menginginkan sosok presiden yang bisa mengelola perekonomian Indonesia pasca kesulitan ekonomi di tahun ini. Itu ada pada Airlangga," demikian Permadi.

Survei tersebut dilakukan pada 5 sampai 19 Agustus 2022 terhadap 1928 responden di seluruh Indonesia mewakili pendapat pemilih secara nasional. Adapun margin of error diperkirakan +/- 2,24 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya