Berita

Gowes santai Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kalimantan Barat/Net

Politik

Gowes Bareng PKB Kalbar, Sekjen Gerindra: Koalisi Konkrit Tak Harus Selalu Formal

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 17:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kegiatan olahraga bersepeda menjadi cara yang dilakukan tokoh Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam membangun simpul-simpul koalisi di daerah. Tidak terkecuali di Kalimantan Barat.

Bahkan, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat H. Yuliansyah hadir langsung melakukan gowes santai mengelilingi Kota Pontianak bersama DPW PKB Kalimantan Barat, Kamis (25/8).

Disela kegiatan gowes, dikatakan Ahmad Muzani, perbincangan politik terjadi dengan santai dan gembira. Tujuannya untuk memperkuat komitmen kerjasama antara Gerindra dan PKB yang semakin konkrit  namun tidak harus selalu formal.


"Kesepakatan koalisi antara Gerindra dan PKB juga disambut antusias oleh masyarakat Kalbar oleh kedua kader di Kalbar. Dan kami berterimakasih kepada tokoh Pontianak yang hari ini menyertai gowes kami bersama ada Walikota Pontianak dan tokoh-tokoh lainnya," kata Muzani dalam keterangan tertulis.

Kata Wakil Ketua MPR RI ini, saat ini Indonesua sedang menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang muncul di tengah situasi dunia sekarang ini sedang menghadapi ancaman kelangkaan pangan, krisis ekonomi, krisis energi.

"Karena itu tidak ada cara lain untuk mengatasi problem yang berat ini kita harus bersatu, melihat arah yang sama tentang bagaimana menyelesaikan problem ini," katanya.

Melalui gowes santai ini, lanjutnya, Gerindra dan PKB ingin menyampaikan pesan persatuan dan persahabatan kepada masyarakat Kalimantan Barat karena itu merupakan syarat untuk bisa membangun perekonomian, kesehatan, pendidikan yang lebih baik.

"Kami juga berharap tokoh-tokoh bangsa terus menerus memelihara suasana keguyuban, keakraban yang sekarang sudah terbangun dengan baik," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya