Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Kembangkan KED Nasional sebagai Pondasi Ekonomi Indonesia

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 11:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah telah mengembangkan kerangka ekonomi digital (KED) nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia.

Menteri Koordinnator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, teknologi digital kian diadopsi bisnis di dalam negeri untuk berinovasi.

“Kerangka ekonomi digital nasional yang dikembangkan adalah untuk mendorong kolaborasi, menumbuhkan sinergi, memaksimalkan upaya leapfrog, memastikan inklusivitas dan keberlanjutan, serta memastikan pondasi ekonomi digital Indonesia diprioritaskan,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/8).


Saat ini, Indonesia sudah memiliki banyak start-up dari berbagai sektor, beberapa di antaranya telah terdaftar di bursa saham.

Namun demikian, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi dan membutuhkan solusi yang terkoordinasi lintas sektor. Terdapat 3 tantangan digital saat ini, yaitu penanaman talenta digital, promosi penelitian dan Inovasi digital dalam bisnis, dan pembentukan infrastruktur digital dan fisik.

Untuk penanaman talenta digital, Indonesia telah menyiapkan beberapa agenda, di antaranya mempersiapkan anak-anak dan siswa untuk tuntutan pekerjaan di masa depan dengan menjadikan Teknologi Informasi dan Komuunikasi (TIK) sebagai bagian inti dari kurikulum pendidikan dan kejuruan.

Kemudian memberi pekerja skema pembelajaran dan pelatihan seumur hidup untuk membantu mereka menavigasi dinamika tenaga kerja yang didorong oleh teknologi yang muncul.

Terakhir memastikan masyarakat dapat memahami teknologi digital agar bisa membuat pilihan yang lebih terinformasi dan cerdas yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang sehat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya