Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Nusron Wahid/Net

Politik

Omset Nasabah KUR BRI Meningkat, Nusron: Ini Bukti Bank Inklusif

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 00:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuktikan bahwa  nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI mengalami peningkatan usahanya sebesar 32,94  persen dari omset sebelumnya.

Menurut anggota Komisi VI DPR RI, Nusron Wahid, hal ini membuktikan BRI mampu menjadi bank yang inklusif, bukan bank konservatif seperti kebanyakan bank yang ada saat ini.

Menurut Nusron, lazimnya bank yang konservatif hanya peduli terhadap fungsi intermediasi; yakni  funding (mencari tabungan) dan financing (memberikan kredit).


Namun, bank konsevatif tak pernah peduli nasib nasabah, apakah bisnisnya berkelanjutan atau tidak.

"Yang penting duitnya balik dan ada cost of fund (bunga). Tapi BRI tidak. Sangat inklusif,” kata Nusron kepada wartawan, Rabu (24/8).

BRI, lanjut Nusron, selalu mencarikan solusi tentang kelangsungan usaha nasabah. Bank plat merah ini berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Ini yang saya sebut bank yang berkualitas dan inklusif. Tidak semata-mata meminjamkan duit dan cari untung. Tapi punya program yang ada dampak terhadap makro dan mikro ekonomi," kata politikus Partai Golkar ini.

Adapun BRI mendapat jatah terbesar penyaluran KUR dengan porsi kurang lebih 70 persen dari total alokasi KUR secara nasional.

Pada 2020, jatah penyaluran KUR BRI mencapai Rp 140,2 triliun dengan realisasi Rp 138,5 triliun. Kemudian pada 2021, kuota KUR BRI naik menjadi Rp 195,59 triliun dengan realisasi penyaluran Rp 194,9 triliun.

Adapun untuk tahun ini, kuota KUR mencapai Rp 260 triliun dengan realisasi penyaluran untuk periode Januari-Mei 2022 Rp 104,5 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya