Berita

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi/Net

Presisi

Putri Candrawathi Bakal Diperiksa Besok, Kapolri Harap Motif Pembunuhan Bisa Dipastikan

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Motif pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih simpang siur dan belum jelas lantaran hingga saat ini belum disampaikan.

Terkait hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, untuk memastikan motif yang menjadi pemicu kenapa Yosua Hutabarat ditembak oleh Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo, ialah dengan melakukan pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi (PC), besok.

“Memang ada satu pemeriksaan yang memang kita tunggu untuk memastikan motif khususnya pemeriksaan terhadap ibu PC besok,” kata Kapolri saat rapat dengar pendapat bersama komisi III DPR RI, Rabu (24/8).


Oleh karena itu, Kapolri mengatakan saat ini motif yang berkembang masih seputar tentang pelecehan atau kesusilaan lantaran pemicunnya laporan polisi Putri Candrawathi, yang telah dihentikan penyidikannya karena tidak ada unsur dugaan pidana.

“Jadi ini mungkin untuk menjawab bahwa isunya antara pelcehan atau perselingkuhan ini sedang kami dalami. Jadi tidak ada isu diluar itu dan ini tentunya akan kami pastikan besok setelah pemeriksaan terakhir,” pungkas Kapolri.

Putri Candrawathi sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ia bersama suaminya, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal dan Kuwat Maruf dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider 338 jo 55 dan 56 KUHP. Sementara Bharada E dijerat dengan pasal 338 jo 55 dan 56 KUHP.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya