Berita

Relawan Muda Airlangga saat menggelar Rapat Koordinasi Nasional di Bogor/Ist

Politik

Relawan Muda Usulkan Tujuh Nama Kandidat Cawapres Airlangga

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 21:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Relawan Muda Airlangga Hartarto (RMA) menyepakati tujuh dari 10 nama hasil penjaringan kandidat calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal RMA, Harry Waluyo Sajati menuturkan, tujuh nama tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Nasional RMA yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/8).

“Dari hasil diskusi dan pendalaman, dari tujuh nama itu sudah berdasarkan kompetensi dan popularitas. Pertama adalah kompetensi, tentu seperti diskusi kita di awal kita mencari figur yang mampu menjawab tantangan di masa depan, bagaimna posisi Indonesia baik di kawasan, maupun global,” tutur Harry.


Ia menegaskan, tujuh nama dipilih bukan hanya karena popularitasnya, tetapi lebih diutamakan memiliki kompetensi untuk bisa melengkapi Airlangga yang sudah diputuskan untuk diusung menjadi calon presiden oleh Partai Golkar. Dari tujuh nama, muncul nama Menteri BUMN Erick Thohir di urutan teratas.

"Yang pertama adalah, namanya Erick Thohir diusulkan dari 7 wilayah (RMA),” ujar Harry.

Di urutan kedua dan seterusnya, muncul sejumlah nama antara lain, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diusulkan 6 wilayah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diusulkan empat wilayah
kepengurusan RMA di daerah, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang diusulkan dari empat wilayah.

Selanjutnya, muncul nama Ilham Habibie diusulkan empat wilayah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang diusulkan tiga wilayah.

“Nama ketujuh adalah (Panglima TNI) Jenderal Andika Perkasa diusulkan dari tiga wilayah,” tegas Harry.

Tujuh nama yang sudah disepakati ini bakal menjadi rekomendasi yang akan dibawa kepada Airlangga Hartarto.

Ketua Dewan Pembina RMA Khalid Zabidi menambahkan, nama-nama tersebut akan diserahkan kepada Airlangga yang selanjutnya keputusan diserahkan kepada kandidat capres yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Khalid mengatakan, selain merekomendasikan nama-nama untuk kandidat pendamping Airlangga, RMA juga akan menjali komunikasi dengan relawan masing-masing nama yang sudah masuk dalam rekomendasi kaum muda tersebut.

“Jadi kami akan membuat semacam konsorsium relawan yang akan mempopulerkan pasangan-pasangan ini ke masing-masing basis dukungan kami,” ujar Khalid.

Ia mengaku sudah menjalin komunikasi ke relawan dari tujuh nama yang masuk dalam daftar rekomendasi.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi menu atau pilihan buat partai politik menentukan capres dan cawapresnya pada Pilpres 2024 mendatang. Dan kita mendapatkan pasangan terbaik buat bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia,” tegas Khalid.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya