Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Komisi III DPR Minta Kapolri Pastikan Tidak Ada Prank Jilid II Kasus Ferdy Sambo

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 15:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI berharap tidak ada lagi prank jilid II, dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nrofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Pasalnya, di awal mencuatnya kasus yang menjerat mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka itu sempat terjadi rekayasa.

"Hari ini disuguhkan perencanaan bahwa pelecehan seksual terjadi di Magelang. Ada kalimat menyatakan satu kali orang berbohong maka hari esok ketika berkata benar maka kita bisa menganggap jangan sampai bohong lagi. Maka kemarin Kompolnas, Komnas HAM, LPSK kena prank. Jangan sampai kedua tadi ini jadi prank jilid II," kata Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar Supriansa, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III dengan Kapolri, Rabu (24/8).

Supriansa menyatakan, setelah pembentukan Timsus oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diharapkan berjalan baik upaya penuntasan kasus pembunuhan Brigadir J.


"Kemudian setelah membentuk timsus, maka bekerjalah dengan baik," harap Politikus Golkar ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk menjelaskan lebih detail terkait peristiwa yang terjadi di Magelang. Mengingat peristiwa yang menyeret Irjen Ferdy Sambo, disebut berawal dari Magelang.

"Apa yang terjadi di Magelang?" katanya.

"Tetapi terkait dengan motif kamipun masih mendengar dari Pak Kapolri bilang tunggu sampai di persidangan," demikian Adies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya