Berita

Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus/Net

Politik

Bantah KIB Tak Solid Lagi, Sekjen Golkar: Urusan Capres Bagian Terakhir

RABU, 24 AGUSTUS 2022 | 10:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (Golkar-PAN-PPP) menepis anggapan bahwa koalisi sudah mulai goyang alias tidak solid lagi. Itu lantaran hingga kini belum juga mengumumkan nama capres yang akan diusung untuk Pemilu 2024.

Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus menilai pengumuman nama capres merupakan bagian dari strategi pemenangan. Dalam hal ini, KIB berbeda strategi dengan Nasdem yang telah mengumumkan nama capres ke publik.

“Kalau umpamanya kita lihat Nasdem mengumumkan capres dulu, itu strategi dia, kita hormati. KIB sejak awal, itu (capres-cawapres) adalah chapter belakangan,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/8).


“Nah, Gerindra kan sama, kemarin kan orang berharap, tapi dia enggak, strateginya nanti. Jadi itu tergantung hitung-hitungan strateginya gimana,” imbuhnya menegaskan.

Wakil Keua DPR RI Fraksi Golkar ini menambahkan, KIB memiliki sejumlah tahapan dalam menentukan sikap politik. Chapter capres-cawapres pada gilirannya akan diumumkan oleh koalisi.  

“Setelah ketemuan para ketum di Menteng, lalu ada silatnas, ada pula silatda, lalu di Surabaya meluncurkan visi misi. Tuan rumah, ada dari Golkar, PAN, nanti di Semarang PPP,” katanya.

“Jadi, itu bagian dari strategi kita. Karena sejak awal, capres itu chapter terakhir,” demikian Lodewijk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya