Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memeluk Puan Maharani saat menerima kedatangan elite PDIP di Nasdem Tower/RMOL

Politik

Pertemuan Paloh dan Puan Potensi Bikin PKS-Demokrat Merapat ke Koalisi Prabowo

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Arah pembentukan koalisi 2024 antara Partai Nasdem dengan PKS dan Partai Demokrat terancam tak jadi usai pertemuan Surya Paloh dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.

Analisis tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia, Albertus Dino, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/8).

"Effect Pertemuan Surya Paloh dan Puan Maharani akan membawa dampak pada Pilpres 2024," ujar Dino.


Dia menjabarkan, gelagat politik yang ditunjukkan Paloh saat menerima kedatangan Puan ke Nasdem Tower di Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin kemarin (23/8), paling tidak akan menghasilkan 3 poros koalisi.

"Diikuti oleh tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden dari koalisk KIB, Gerindra-PKB, dan PDIP-Nasdem," tuturnya.

Untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang kemungkinan akan diusung KIB, menurut Dino, ialah Airlangga sebagai Capresnya dan Cawapres kemungkinan dari kalangan militer ataupun tokoh NU.

"Sedangkan Gerindra-PKB dengan mengusung Prabowo Subianto-Muhaimin yang sudah hampir 85 persen bisa jadi pasangan Capres-Cawapres di pilpres 2024," ucap Dino.

"Sedangkan Koalisi PDIP Perjuangan-Nasdem bisa mengusung Ganjar Pranowo-Puan Maharani ataupun Anies Baswedan-Puan Maharani atau sebaliknya," sambungnya.

Dari total 9 Parpol yang kini memperoleh kursi di parlemen, lanjut Dino, tinggal PKS dan Demokrat yang tidak memiliki poros koalisi. Karena, sekalipun perolehan kursi mereka digabung tidak cukup untukmemenuhi ambang batas pencalonan presiden.

"Tinggal PKS dan Demokrat yang akan melempar jangkar kapalnya ke koalisi mana. Namun secara kedekatan emosional PKS dan Demokrat sangat mungkin akan berkoalisi dengan koalisi Gerindra-PKB," katanya.

"Pada dua kali Pilpres PKS dan Demokrat adalah loyalis pendukung Prabowo. Jadi ini tentu akan sangat menarik sekali pertarungan di Pilpres 2024 nanti," demikian Dino.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya