Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat silaturahmi politik di Nasdem Tower/Net

Politik

Pelukan Hangat Surya Paloh untuk Puan Maharani Hanya Basa-basi Politik

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 13:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelukan hangat yang diberikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh kepada Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat silaturahmi politik di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat sebatas basa-basa politik.

Surya Paloh hanya ingin menunjukkan keramahan kepada tamu yang hadir di kandang partainya. Keramahan ini berlaku untuk siapa saja, tidak hanya pada Puan Maharani.

Begitu penilaian pengamat politik Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Selasa (23/8).


“Surya Paloh sebagai tuan rumah hanya ingin menunjukkan keramahannya. Hal itu dia tunjukkan terhadap semua petinggi partai yang datang ke Nasdem Tower,” tegas Jamiluddin.

Sekalipun dalam pertemuan itu Surya Paloh menyebut Puan Maharani masuk dalam radar Nasdem untuk Pilpres 2024, Jamiluddin tetap hal tersebut sekadar basa-basi saja.

Disebut basa-basi lantaran Rakernas Partai Nasdem telah menentukan 3 pasangan calon yang direkomendasikan untuk maju Pilpres 2024. Nama Puan Maharani tidak masuk dalam daftar tersebut.

“Kalau Surya Paloh menyatakan Puan masuk dalam radar capres, tentu semakin menguatkan basa-basi politik. Sebab, Nasdem sendiri hanya menawarkan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa sebagai capres,” ucapnya.

Atas alasan itu, kecil kemungkinan Surya Paloh akan menduetkan Anies-Puan pada Pilpres 2024. Sebab, nama Puan tidak masuk dalam radar Nasdem selama ini.

"Selain itu, hubungan Surya Paloh dan Megawati Soekarnoputri hingga saat ini belum cair. Karena itu, kecil kemungkinan kedua partai untuk berkoalisi, termasuk dalam mengusung Anies-Puan,” katanya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya