Berita

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Temuan Bawaslu: Sipol KPU RI Tak Bisa Deteksi Data Ganda Anggota Parpol

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 19:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sistem informasi partai politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang digunakan sebagai instrumen pendaftaran parpol calon peserta Pemilu Serentak 2024 ternyata tak bisa mendeteksi data kegandaan anggota parpol.

Hal tersebut diungkap Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, saat ditemui di Kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakata Pusat, Senin (22/8).

"Sipol tidak mendeteksi kegandaan, enggak bisa itu," ujar Bagja.


Dia menerangkan, kegandaan yang tak bisa dideteksi oleh parpol, misalnya, kegandaan data keanggotaan antar-parpol terhadap satu data diri seseorang.

"Misalnya ada orang terdaftar di lima parpol di satu NIK (nomor induk kependudukan), nah itu tidak bisa dideteksi," paparnya.

Lebih lanjut, Bagja menyayangkan Sipol yang telah dioperasionalkan KPU RI sejak tahun 2017 silam belum paripurna untuk dugunakan dalam tahapan pendaftaran Pemilu Serentak 2024 kali ini.

Terlebih menurutnya, akses Sipol yang diberikan KPU RI kepada Bawaslu RI tak penuh. Selain itu, pengawasan tahapan verifikasasi administrasi yang sedang berjalan.

"Kami kan hanya dikasih waktu 15 menit dan enggak boleh kemudian melototin layar itu," demikian Bagja.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya