Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kenaikan BBM Bisa Jadi Legasi Buruk Jokowi yang Dikenang Rakyat

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 09:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Skema ekonomi kerakyatan yang ditawarkan Presiden Joko Widodo akan dianggap gagal total jika pemerintah menaikkan harga BBM di tengah sulitnya perekonomian rakyat.

Begitu kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut harga BBM segera disesuaikan.

Bahkan, Saiful menilai, jika harga BBM benar-benar dinaikkan, maka dapat dikatakan bahwa kebijakan ekonomi wong cilik hanya kamuflase belaka.


"Pemerintah tidak hadir di tengah penderitaan rakyat, pemerintah lebih mementingkan kepentingan sesaat daripada kepentingan masyarakat luas," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/8).

Menurut Saiful, dengan naiknya harga BBM, maka angka inflasi semakin menunjukkan kenaikan. Sehingga, harga makanan pokok akan semakin naik dan tentunya masyarakat akan terkena dampak yang signifikan, utamanya masyarakat menengah ke bawah.

"Kenaikan harga BBM akan berpengaruh ketidakpercayaan rakyat kepada pemerintah, apalagi hal tersebut terjadi di penghujung pemerintahan Jokowi, tentu hal tersebut akan menjadi legasi yang buruk yang akan selalu dikenang oleh masyarakat," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya