Berita

Gedung Pertamina/Net

Politik

Dulu Minyak Dunia Anjlok Harga BBM Tidak Turun, Kini Teriak Keuangan Negara Tidak Sanggup

MINGGU, 21 AGUSTUS 2022 | 12:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite perlu dipikir ulang. Sebab, dampak serius pada daya beli masyarakat akan terjadi. Termasuk bisa menaikkan laju inflasi yang saat ini sudah di angka 10,47 persen di bidang pangan.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga yakin pengurangan subsidi BBM akan membuat masyarakat marah. Dia berharap pemerintah tidak gegabah dalam mengambil keputusan.

Selain itu, Jamiluddin mengungkit inkonsistensi pemerintah soal harga BBM. Pasalnya saat harga minyak dunia anjlok di masa pandemi Covid-19, pemerintah tidak menurunkan harga BBM rakyat.


“Padahal, sebagian anak bangsa sudah mempertanyakannya, tetap saja pemerintah mengabaikannya,” kata mantan Dekan FIKOM IISIP kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/8).

Saat itu, masyarakat juga tetap diam tidak menuntut sekalipun himpitan ekonomi sedang tinggi.

Kini pemerintah dihadapkan pada situasi global serba sulit. Di saat bersamaan harga minyak dunia memang menggila. Pemerintah pun teriak-teriak keuangan negara sudah tidak sanggup menanggungnya.

“Pemerintah di sini seolah seperti berbisnis yang menghitung untung rugi kepada rakyat. Sikap semacam itu tentu sangat memprihatinkan dan tidak seharusnya dilakukan pemerintah,” katanya.

"Jadi, pemerintah sudah seharusnya berpihak kepada rakyat. Sebab, saat rakyat masih terpuruk, pada saat itulah pemerintah harus hadir dan melindungi rakyatnya. Hal itu harus diwujudkan dengan tidak menaikkan harga BBM di kala rakyat masih terpuruk,” demikian Jamiluddin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya