Berita

Sutiyoso/Net

Nusantara

Mantan Gubernur DKI Sutiyoso Ditunjuk jadi Komisaris Ancol

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memutuskan melakukan penyegaran manajemen.

Adapun Thomas Trikasih Lembong dipercaya menjadi komisaris utama menggantikan Teuku Sahir Syahali yang telah menyelesaikan masa baktinya dan akan diberikan penugasan baru di PT Pembangunan Jaya (salah satu pemegang saham utama Perseroan).

RUPST juga memberhentikan dengan hormat direksi sebelumnya Febrina Intan, Wing Antariksa, Budi Santoso, dan Suparno.


Untuk Wing, Suparno, Budi, dan Febby, masing-masing telah memberikan kontribusi yang amat signifikan kepada transformasi Ancol. Mereka akan menempuh tahapan karir berikutnya di berbagai sektor seperti BUMD, BUMN, dan swasta.

Selaku Komisaris Utama Perseroan, Thomas Trikasih Lembong mengatakan bahwa penyegaran manajemen merupakan hal yang umum terjadi demi meningkatkan kinerja perusahaan.

“Penyegaran manajemen merupakan hal yang umum terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Ancol akan terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air,” ucap Thomas seperti dikutip redaksi, Jumat (19/8).

Berikut susunan komisaris dan direksi baru PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk

Komisaris Utama dan Independen: Thomas Trikasih Lembong

Komisaris: Geisz Chalifah dan Letnan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso

Direktur Utama: Winarto

Direktur: Daniel Nainggolan, Eddy Prastiyo, dan Cahyo Prakoso

Menurut Komisaris Perseroan, Geisz Chalifah,  dengan kehadiran Sutiyoso yang pernah menjabat 10 tahun sebagai Gubernur DKI dan pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN), tentunya akan membawa pengalaman yang luas dan perspektif yang luar biasa bagi Ancol.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya