Berita

Kuliah umum bertajuk "Indonesia dan Dinamika Dunia" di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Jumat (19/8)/RMOL

Dunia

Survei: 78 Persen Masyarakat Percaya pada ASEAN

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 14:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menjelang kepemimpinan Indonesia di ASEAN pada 2023 mendatang, preferensi publik menjadi penting dan turut andil dalam menentukan opini untuk pengambilan kebijakan ASEAN di masa depan.

Begitu yang dikatakan oleh Kepala Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Faisal Nurdin Idris dalam kuliah umum bertajuk "Indonesia dan Dinamika Dunia" di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Jumat (19/8). Ia memaparkan optimisme masyarakat dunia, khususnya Indonesia dalam melihat seberapa penting keberadaan ASEAN di kawasan.

"Berdasarkan hasil survei ASEAN Awareness yang dilakukan oleh Sekretariat ASEAN pada tahun 2018, menunjukkan sebanyak 78 persen masyarakat umum di kawasan percaya ASEAN akan berhasil di masa depan. Kemudian 42 persennya mengidentifikasikan diri sebagai ASEAN citizen," jelasnya.


Merujuk pada hasil studi tersebut, Faisal menuturkan sebagian besar dari tiga pilar komunitas ASEAN yakni kalangan Bisnis, Civil Society Organizations (CSOs), dan khalayak umum mendeskripsikan ASEAN sebagai komunitas ekonomi daripada politik, sosial dan budaya.

Lebih lanjut, ia juga merujuk pada perbandingan hasil penelitian Lowy Institute Indonesia tahun 2011 dan 2021 yang menunjukkan adanya penurunan tingkat pentingnya organisasi ASEAN dibandingkan dengan PBB yang ada di Indonesia.

"Tahun 2021 tingkat pentingnya ASEAN di Indonesia berada pada angka 30 persen. Jumlah ini turun dari 40 persen pada tahun 2011. Sementara itu, PBB konsisten mengalami peningkatan 41 persen pada tahun 2021 dari 34 persen pada tahun 2011," ujarnya.

Meski begitu, Faisal menjelaskan lebih detail hasil survei tahun 2021 tersebut yang menunjukkan 65 persen responden optimis pada keberhasilan ASEAN untuk membangun kawasan.

Faisal mengatakan, saat ini 8 dari 10 orang di Indonesia optimis atas kehadiran ASEAN di negaranya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya