Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Repro

Politik

Wapres Maruf: Indonesia Kekurangan Kelompok yang Bisa Menyerap Hasil Produksi Alam

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 15:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bangsa Indonesia perlu bersyukur, karena dianugerahi potensi sumber daya alam yang melimpah. Hanya saja, sumber daya alam itu tidak mampu dikelola dengan baik oleh masyarakat dan pemangku kepentingan hanya karena saling mengedepankan ego.

Untuk itu, Wakil Presiden Maruf Amin mengingatkan, Indonesia perlu mengenyampingkan ego personal dan ego kelompok agar dapat menjalankan satu sistem tata keloala pemanfaatan potensi alam secara adil dan merata bagi kehidupan.

"Oleh karena itu, yang perlu kita perbanyak adalah perlu yang namanya hamzah washal, huruf hamzah yang bisa menghubungkan kata demi kalimat sehingga jadi untaian yang indah,” ucap Wapres Maruf dalam pidatonya di Peringatan Hari Konstitusi, di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).


Menurutnya, hamzah washal itu kelompok masyarakat yang mampu mengolah berbagai produk-produk pertanian, perkebunan, kelautan pertambangan yang dimiliki melalui upaya hilirisasi. Sehingga, menjadi produk jadi maupun setengah jadi.

“Kelompok ini lah yang masih kurang, yang perlu kita terus tumbuhkan yaitu kelompok yang bisa menyerap hasil hasil produksi yang ada kelautan pertambahan perkebunan, sehingga bisa menjadi barang jadi atau setengah jadi, melalui proses hilirisasi,” katanya.

"Dengan demikian maka kita akan bisa mempercepat pembangunan kesejahteraan, menghilangkan kemiskinan dan juga menghilangkan kesenjangan yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya